Blogger Indonesia

Kamis, 12 Desember 2019

Penanganan Mual Muntah Pada Anak


Penanganan Mual Muntah Pada Anak

Bagi sebagian orang, muntah merupakan suatu kejadian biasa yang terjadi karena timbulnya pemicu muntah. Biasanya muntah ini bukanlah suatu peristiwa yang membahayakan dan akan sembuh dengan sendirinya. Salah satu penyebab muntah adalah karena migrain atau sejenisnya. Untuk obatnya dapat dibeli secara umum. Silahkan kunjungi https://www.goapotik.com/produk/mertigo-6-mg-tablet-strip untuk informasi obat lebih jelasnya.

Anak-anak memang selalu bersifat aktif sehingga terkadang tidak memperhatikan apa yang terjadi pada tubuh mereka. salah satunya adalah muntah. Walaupun tidak semua anak yang muntah diakibatkan oleh migrain, ada pemicu lain seperti alergi makanan, infeksi pada saluran cerna, keracunan makanan, dan lainnya. Terkadang terlalu aktif bergerak, misalnya berlari juga bisa menimbulkan muntah pada anak.

Penanganan Pertama Muntah Pada Anak

Sebagai orang tua hal pertama yang perlu Anda perhatikan ketika anak muntah adalah melihat frekuensi muntah dan kondisi anak. Apakah muntah tersebut dalam jumlah banyak dan berulang atau hanya satu kali saja. Sedangkan kondisi anak apakah setelahnya lemas, pusing, pucat, atau masih bisa beraktivitas kembali. Dari artikel penyebab muntah pada anak gue sehat terdapat cara penanganan muntah pada anak.

- Muntah kadang dianggap hal yang sepele, padahal apabila tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan dehidrasi yang berbahaya. Selama 24 jam pertama setelah anak mengalami mual dan muntah, lebih baik anak dijauhkan dari makanan padat dan lebih banyak diberikan makanan dalam bentuk larutan seperti sup atau yang lainnya.

- Apabila muntah terjadi pada bayi yang masih ASI, dorong anak untuk lebih sering minum ASI agar tidak terjadi dehidrasi. Larutan elektrolit dalam ASI akan sangat berguna dan mudah dicerna oleh bayi.

- Berikan asupan carian yang cukup baik dalam bentuk minuman atau susu formula. Namun perhatikan apakah anak alergi terhadap susu atau tidak. Jika muncul alergi maka jangan memberikan susu, berikan cairan dengan jenis yang lainnya sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang.

- Berikan larutan secara bertahap. Jeda untuk pemberian larutan dapat Anda lakukan mulai 15 menit pertama kemudian jika tidak terjadi muntah dapat dilanjutkan kembali. Namun apabila masih terjadi muntah tunggu hingga 30 menit dan coba untuk memberikan larutan kembali.






Subscribe to Our Blog Updates!




Share this article!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Return to top of page
Powered By Blogger | Design by Genesis Awesome | Blogger Template by Lord HTML