Blogger Indonesia

Minggu, 20 Oktober 2019

Pahami dan Dukung Bakat Buah Hati dengan Les Anak


Pahami dan Dukung Bakat Buah Hati dengan Les Anak

Bakat dan minat anak umumnya sudah bisa diketahui sejak usia dini, utamanya di masa tumbuh kembang anak. Namun, kerap kali bakat dan minat anak tidak disadari karena kurang pekanya orang tua terhadap hal tersebut. Oleh sebab itu, berikut ulasan singkat bagi orang tua tentang bagaimana memahami bakat dan minat anak sebelum menentukan untuk les anak.

Minat dan Bakat

Minat dan bakat kerap kali diartikan sama, padahal kedua hal tersebut jelas berbeda. Minat adalah suatu hal yang disukai atau disenangi anak, sedangkan bakat adalah sesuatu yang mampu atau mahir dilakukan anak. Kedua hal ini memang terlihat mirip, namun sebenarnya minat dan bakat tidak selalu sejalan.

Misal, Nak menyukai kegiatan olahraga (minat), namun belum tentu ia mampu atau mahir dalam hal tersebut, begitupun sebaliknya. Minat bisa ditumbuhkan, tapi bakat merupakan kemampuan yang umumnya bersifat bawaan. Umumnya anak yang berbakat akan lebih mudah mengerti dan menerima instruksi saat diajari suatu hal yang berkaitan dengan bakatnya.

Mengenali Minat dan Bakat Anak

Memahami minat dan bakat memang perlu kepekaan dan sedikit usaha lebih. Anda sebagai orang tua bisa mengidentifikasi minat dan bakat dengan mengikutsertakan anak pada berbagai kegiatan, baik di dalam maupun di luar sekolah. Kegiatan yang bisa ada pilih antara lain, kegiatan berhitung, menggambar, musik, olaharaga dan kegiatan lainnya.

Ketika si kecil sedang mengikuti kegiatan tersebut, di saat itulah orang tua bisa mengevaluasi minat dan bakat anak. Jika si kecil terlihat senang dan antusias mungkin ia memiliki minat dalam hal tersebut. Jika si kecil terlihat mudah menangkap instruksi serta cepat memahami apa yang diajarkan, bisa jadi ia memiliki bakat dalam hal tersebut.

Namun, perlu diingat untuk selalu mengutamakan kenyamanan si kecil. Mengikut sertakan anak dalam berbegai kegiatan memang memiliki tujuan yang baik guna menemukan potensi minat dan bakat si kecil. Namun, jika si kecil merasa lelah dan tidak senang hal tersebut dapat menjadi masalah bagi anak.

Perlukah Mendaftarkan Les?

Jika sudah mengetahui minat dan bakat anak, orang tua boleh saja mendaftar les anak. Namun, dengan beberapa catatan, yaitu usia anak sudah mencukupi (minimal SD), memilih kursus sesuai kebutuhan, serta memperhatikan kondisi anak, baik fisik maupun psikologis.

Sesuai kebutuhan yang dimaksud tidak hanya sesuai minat dan bakat anak saja, tapi juga prospek di masa mendatang. Misal, si kecil senang dan pandai menggambar, les gambar yang dipilih perlu disesuaikan, seperti les menggambar 3D, membuat animasi, atau les desain game, memiliki prospek yang lebih baik dibanding hanya sekedar les menggambar biasa.

Setelah mengetahui minat dan bakat anak, sebaiknya tunggu sekitar 1 minggu untuk mendaftarkan les. Pasalnya, anak kecil sedang ada pada fase senang mencoba-coba terlebih dahulu apapun kegiatan yang diberikan orangtuanya. Selama satu minggu, cobalah memberikan beberapa pembelajaran sendiri di rumah untuk memastikan si kecil benar-benar tertarik.

Tempat les biasanya menyediakan layanan percobaan bagi yang hendak mendaftar. Anda bisa memanfaatkan layanan ini sebelum mendaftarkan si kecil, dengan begitu Anda bisa tahu apakah anak cocok atau tidak dengan tempat les tersebut.

Demikian ulasan singkat tentang cara memahami dan mendukung bakat anak. Jika si kecil senang menggambar dan sedang mencari tempat les gambar yang tepat, ESDA (Enspire School of Digital Art) bisa jadi pilihan tepat. ESDA menyediakan kursus menggambar dan membuat animasi 3D, serta game design dengan metode pembelajaran yang ringan dan menyenangkan.



Subscribe to Our Blog Updates!




Share this article!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Return to top of page
Powered By Blogger | Design by Genesis Awesome | Blogger Template by Lord HTML